ABG Korban Kenalan di Medsos
ABG Korban kenalan di Medsos.
Gadis
remaja di Jakarta Barat dilaporkan tak pulanusai berkenalan dengan pria
di aplikasi media sosial Blackberry Messenger (BBM). Gadis remaja di
Jakarta Barat dilaporkan tak pulang ke rumah sejak Jumat, 22 Juli usai
berkenalan dengan pria di aplikasi media sosial Blackberry Messenger
(BBM). AA (15) hilang setelah ia bermain dengan MF (14) dan Hasbi. Anak
baru gede (ABG) itu bersama Hasbi belum diketahui keberadaannya,
sementara MF telah ditangkap polisi.A (15) hilang setelah ia bermain
dengan MF (14) dan Hasbi. Anak baru gede (ABG) itu bersama Hasbi belum
diketahui keberadaannya, sementara MF telah ditangkap polisi."MF ini
mengajak AA ke tempat tongkrongannya di daerah pemancingan, Srengseng,
Jakarta Barat. Di sana bertemulah dengan HB (Hasbi)," ujar Kepala
Subbagian Penerangan dan Hubungan Masyarakat (Kasubag Humas) Polres
Metro Jakarta Barat, Kompol Herru Julianto, saat dikonfirmasi di Jakarta
Barat, Senin (25/7/2016). Karena putrinya tak kunjung pulang, ayah AA,
Apendi (42) tak tenang. Ia melaporkan putrinya ke pelaporan orang hilang
pada Sabtu, 23 Juli, dan melaporkan tindak pidana melarikan gadis di
bawah umur pada Minggu, 24 Juli. "Karena MF dikenal sebagai teman, ia
mudah kami amankan pada pukul 02.00 WIB tadi," tutur Herru. Saat
diperiksa, MF menceritakan kronologinya. Semula, MF berkenalan dengan
korban AA melalui aplikasi chatting BBM. Mereka baru bertemu pada Jumat,
22 Juli malam di Gang H. Suhalim, samping Masjid Al Falah Jalan Anggrek
Cendrawasih, Palmerah, Jakarta Barat. MF mengajak AA ke tempat
nongkrongnya dengan membonceng korban. Setiba di tempat tongkrongan, AA
dikenalkan pada Hasbi. Mereka pun berkenalan dan pergi meninggalkan MF.
"MF ini enggak tahu nomor telepon dan alamat HB (Hasbi), tapi sering
bertemu di tempat tongkrongan mereka di Srengseng," kata Herru. Sejak
saat itu, AA tak pernah lagi pulang. MF masih diperiksa, sementara Hasbi
tengah diburu. Mereka dijerat Pasal 332 KUHP soal membawa lari gadis di
bawah umur dengan ancaman kurungan 9 tahun penjara."MF ini mengajak AA
ke tempat tongkrongannya di daerah pemancingan, Srengseng, Jakarta
Barat. Di sana bertemulah dengan HB (Hasbi)," ujar Kepala Subbagian
Penerangan dan Hubungan Masyarakat (Kasubag Humas) Polres Metro Jakarta
Barat, Kompol Herru Julianto, saat dikonfirmasi di Jakarta Barat, Senin
(25/7/2016). Karena putrinya tak kunjung pulang, ayah AA, Apendi (42)
tak tenang. Ia melaporkan putrinya ke pelaporan orang hilang pada Sabtu,
23 Juli, dan melaporkan tindak pidana melarikan gadis di bawah umur
pada Minggu, 24 Juli. "Karena MF dikenal sebagai teman, ia mudah kami
amankan pada pukul 02.00 WIB tadi," tutur Herru. Saat diperiksa, MF
menceritakan kronologinya. Semula, MF berkenalan dengan korban AA
melalui aplikasi chatting BBM. Mereka baru bertemu pada Jumat, 22 Juli
malam di Gang H. Suhalim, samping Masjid Al Falah Jalan Anggrek
Cendrawasih, Palmerah, Jakarta Barat. MF mengajak AA ke tempat
nongkrongnya dengan membonceng korban. Setiba di tempat tongkrongan, AA
dikenalkan pada Hasbi. Mereka pun berkenalan dan pergi meninggalkan MF.
"MF ini enggak tahu nomor telepon dan alamat HB (Hasbi), tapi sering
bertemu di tempat tongkrongan mereka di Srengseng," kata Herru. Sejak
saat itu, AA tak pernah lagi pulang. MF masih diperiksa, sementara Hasbi
tengah diburu. Mereka dijerat Pasal 332 KUHP soal membawa lari gadis di
bawah umur dengan ancaman kurungan 9 tahun penjara.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar